Saturday, April 18, 2009

FREEDOM AND CIVIL SOCIETY

Partisipasi masyarakat, adalah dasar dari suatu masyarakat sipil yang bebas. Warga negara harus memiliki kebebasan pribadi yang lebih besar dan juga adanya pengurangan peran negara, birokrasi dan peraturan yang melumpuhkan di dalam komunitas-komunitas lokal. Peraturan dan pengawasan berlebihan, prioritas-prioritas yang salah, kebuntuan atau reformasi yang dimulai setengah hati karena kekurangan infrastruktur seringkali menghambat unsur-unsur didalam masyarakat sipil untuk sepenuhnya menjajaki potensi mereka.

Liberal Messages
  • Lebih banyak kebebasan dan tanggung jawab melalui privatisasi yang konsisten dan promisi kompetisi pada tingkat lokal. Semua tugas yang dijalankan oleh negara harus bisa diperiksa dan sektor publik pada akhirnya harus direduksi hanya pada tugas-tugas utamanya saja. Dengan nyerahkan tugasnya, Negara harus memberi jalan bagi kompetisi yang murni.
  • Memperkuat masyarakat sipil dengan cara merampingkan birokrasi dan deregulasi. Masyarakat dan perusahaan-perusahaan berhak atas pemerintah daerah yang modern, efisien dan customer-oriented.
  • Masyarakat sipil liberal harus hidup dengan warga negara yang aktif. Masyarakat sipil berkembang karena keterlibatan semua kekuatan masyarakat sipil yang bertindak di tingkat lokal melalui keaktifan mereka, pengorganisiran diri dan partisipasi aktif (misalnya dengan secara sukarela menduduki jabatan di komunitas, atau menjadi patron, keterlibatan pada kegiatan-kegiatan sosial dalam komunitas).
  • Sebuah inisiatif liberal ke arah peningkatan partisipasi dan perlibatan warga dibutuhkan mendesak! sebuah kebijakan liberal yang inovatif di tingkat lokal dapat menjadi alat eksperimen bagi suatu budaya baru di dalam suatu masyarakat sipil, dimana kebebasan dan tanggung jawab memiliki prioritas dibanding ciri-ciri negara pengayom.

Relevansi Politik

Gagasan kebebasan rentan terhadap resiko karena sekali orang terbiasa pada negara pengayom dan tidak menerima gagasan masyarakat sipil yang liberal, peluang untuk menentukan hidup mereka sendiri jadi hilang. Terdapat ancaman dominasi kolektif yang dapat mencabut hak individu untuk bicara untuk kepentingan dirinya sendiri, ancaman pasar terbatas yang menawarkan peluang lebih sedikit bagi pengembangan potensi, serta ancaman menurunnya partisipasi dalam suatu masyarakat yang demokratis.

Birokrasi negara pengayom tidak hanya membutuhkan biaya besar, tapi juga mengantongi kebebasan yang terlalu besar. ia mengambil terlalu banyak dan memberi terlalu sedikit. Regulasinya yang cenderung banyak mencekik inisiatif perorangan, dan warga tidak lagi diajarkan pentingnya saling membantu

Adalah warga negara yang bertanggung jawab, bukan subyek yang menghamba dan tergantung, yang memainkan peran yang menentukan. Inilah mengapa pengembangan pribadi yang bebas dalam suatu masyarajat sipil sekali lagi harus menjadi kredo kebijakan liberal. Untuk tujuan tersebut, suatu inisiatif liberal bagi partisipasi dan keterlibatan masyarakat yang lebih luas dan mendesak dibutuhkan.


No comments:

Post a Comment